Kata dasar
Memuat
- abakus<sup>1</sup>
- abakus<sup>2</sup>
- akor<sup>1</sup>
- akua
- akuades
- akuaduk
- akuakultur
- akualung
- akuamarin
- akuan
- akuarel
- akuaris
- akuarium
- Akuarius
- akuatik
- akuifer
- akuisisi
- akuk
- akulturasi
- akumulasi
- akumulatif
- akumulator
- akun
- akuntan
- akuntansi
- akupunktur
- akupunkturis
- akur
- akurasi
- akurat
- akusatif
- akustik
- akustika
- akut
- akuwu
- alam<sup>1</sup>
- alih
- ambil
- anak
- anakusis
- bahan<sup>2</sup>
- bahasa<sup>1</sup>
- baju
- baku<sup>1</sup>
- baku<sup>2</sup>
- baku<sup>3</sup>
- bakul<sup>1</sup>
- bakul<sup>2</sup>
- bakung
- bakup
Lainnya
- bakut
- barang<sup>1</sup>
- barometer
- bawa
- bisnis
- buku<sup>1</sup>
- bunga<sup>1</sup>
- cacah<sup>4</sup>
- cakup<sup>1</sup>
- cakup<sup>2</sup>
- cakur ? cekur
- cakus<sup>1</sup>
- cakus<sup>2</sup>
- cindaku
- ciri<sup>2</sup>
- daftar
- daku
- dapat
- desa
- drakula
- ejakulasi
- ekstrakurikuler
- evakuasi
- fakultas
- fakultatif
- fonetik
- gitar
- guru
- hakul adam
- hakulah
- hakulyakin
- harga
- huma
- ikan
- intrakurikuler
- isyarat
- jakun
- jam<sup>1</sup>
- jam ? jem<sup>2</sup>
- jibaku
- kacar, -- lakum<sup>3</sup>
- kaku
- kakuminal
- kakus
- kamera
- kamus<sup>1</sup>
- kasus
- kembang<sup>2</sup>
- kirita makuta
- kurikulum
- labirin
- laku
- laku lajak
- lakum
- lakuna
- lakur
- lakustrin
- lapis<sup>1</sup>
- lengkap
- lidah
- lilin
- mahakuasa
- makua
- makul
- makula
- makulat
- makurung
- malakulmaut ? malaikatulmaut
- malakut
- masa<sup>1</sup>
- mintakulburuj
- negeri
- organisme
- paku<sup>1</sup>
- paku<sup>2</sup>
- pakuh
- pakuk
- pakuncen
- pakus
- pekur ? tafakur
- penuh
- pepaku
- perilaku
- piramida
- pola
- ragam<sup>1</sup>
- rahimakumullah
- rakuk
- rakung
- rakus
- rakut
- referendum
- retinakulum
- saku<sup>1</sup>
- saku<sup>2</sup>
- saku<sup>3</sup>
- sakura
- sal ? syal<sup>1</sup>
- selaku
- selisih
- seluk<sup>1</sup>
- sendi<sup>1</sup>
- sepatu<sup>1</sup>
- serbakurang
- sistem
- spektakuler
- sulur<sup>1</sup>
- tafakur
- takak ? takuk<sup>2</sup>
- takuh
- takuk
- takung
- takur
- takut
- tanah<sup>1</sup>
- tasyakur
- tata
- tata bahasa
- telakup
- tembakul<sup>1</sup>
- tembakul<sup>2</sup>
- tepekur ? tafakur
- terakup
- terbit
- tingkah<sup>1</sup>
- tokek<sup>2</sup>
- urakus
- vakum
- vakuol
- vakuola
- vitakultur
- wakun
- wijayakusuma
- yakun, kun fa yakun
- yakut
- zakum
- akuntabilitas
- barakuda
- cenaku
- habis-habis
- hastakutub
- hastakutub
- kacar lakum
- kunfayakun
- lakunosus
- malakulmaut
- medomalakufobia
- Yakub
Pranala (link): aku
ber·a·ku v memakai kata aku: ia ~ dan berengkau dengan tamunya itu;
ber·a·ku-a·ku·an v 1 sama-sama menyebut diri aku; 2 saling berjanji setia; bersepakat hendak berbuat sesuatu;
meng·a·ku v 1 menyatakan (menganggap) dirinya (pandai, kaya, dan sebagainya): pemuda itu ~ (dirinya) bodoh; 2 membenarkan (tuduhan dan sebagainya terhadap dirinya): pencuri itu sudah ~; 3 menerima dan menyatakan (bahwa dirinya salah, keliru, dan sebagainya): ia ~ salah; 4 menanggung (akan): siapa yang ~ biayanya; 5 menyanggupi: ia pun ~ bunyi perjanjian itu; 6 menganggap (sebagai): ~ anak; ~ bapak; 7 cak selalu menceritakan diri sendiri; memegahkan diri; membanggakan diri: di mana-mana ia selalu ~ saja;
meng·a·kui v 1 mengaku akan (kesalahan, dosa, dan sebagainya): terdakwa telah ~ perbuatannya; 2 menyatakan sah (benar, berlaku, dan sebagainya): belum semua negara ~ negara baru itu; 3 menyatakan berhak (atas): ia ~ barang itu padahal bukan miliknya; 4 memasuki (tentang setan, jin, dan sebagainya): orang halus telah ~ anak yang malang itu;
meng·a·ku·kan v menjadikan (membiarkan) supaya mengaku;
aku·an n 1 yang telah diakui; 2 orang halus (hantu dan sebagainya) yang menjadi pelindung atau yang memasuki orang;
peng·a·ku n yang mengaku;
peng·a·ku·an n proses, cara, perbuatan mengaku atau mengakui;~ de facto Lt Pol pengakuan terhadap suatu pemerintahan yang secara nyata menjalankan kekuasaan efektif pada suatu negara atau wilayah; ~ de jure pengakuan terhadap suatu pemerintahan secara hukum, ditandai dengan adanya pertukaran wakil diplomatik di antara kedua negara; ~ iman pengakuan mempercayai (agama dan sebagainya); ~ negara Pol proses yang menjadikan suatu kesatuan politik menjadi anggota hukum internasional dan diterima sebagai anggota baru masyarakat internasional; ~ pemerintah Pol tindakan resmi (seperti tukar-menukar duta besar) yang mengakui adanya pemerintahan dan berarti kesiapan untuk mengadakan hubungan resmi;
ke·a·ku·an n sifat mementingkan diri sendiri: tiap orang, besar atau kecil, ada ~ nya